Perpisahan AR Rahman dan Saira Banu menjadi sorotan Publik, Ini tanggapan mereka!
AR. Rahman dan Saira Banu Umumkan Perpisahan Setelah 29 Tahun Menikah
Pada 19 November 2024, komposer ternama A.R. Rahman dan istrinya, Saira Banu, mengumumkan keputusan mereka untuk berpisah setelah hampir tiga dekade menjalani kehidupan pernikahan. Pengumuman ini disampaikan melalui pernyataan bersama yang dipublikasikan oleh pengacara mereka, Vandana Shah, di Instagram. Dalam pernyataan tersebut, pasangan ini mengungkapkan bahwa ketegangan emosional yang signifikan telah menciptakan jarak yang tidak dapat dijembatani dalam hubungan mereka, meskipun masih ada rasa cinta yang mendalam di antara keduanya.
Pasangan ini menikah pada tahun 1995 dan memiliki tiga anak: Khatija (28), Raheema, dan Ameen (21). "Setelah bertahun-tahun menikah, Saira dan suaminya A.R. Rahman telah membuat keputusan sulit untuk berpisah satu sama lain," bunyi pernyataan tersebut. "Keputusan ini diambil setelah adanya tekanan emosional yang signifikan dalam hubungan mereka. Meskipun mereka saling mencintai dengan mendalam, pasangan ini menemukan bahwa ketegangan dan kesulitan telah menciptakan jurang yang tidak dapat mereka jembatani saat ini."
A.R. Rahman juga membagikan perasaannya melalui akun X (sebelumnya Twitter), menulis, "Kami berharap dapat mencapai tiga puluh tahun yang agung, tetapi semua hal, tampaknya, memiliki akhir yang tak terlihat. Bahkan takhta Tuhan mungkin bergetar di bawah berat hati yang hancur. Namun, dalam kehancuran ini, kami mencari makna, meskipun potongan-potongan itu mungkin tidak menemukan tempatnya lagi."
Penjelasan Saira Banu Mengenai Alasan Perpisahan
Setelah pengumuman perpisahan mereka, berbagai spekulasi dan rumor mulai beredar di media sosial dan platform berita. Menanggapi hal tersebut, Saira Banu memberikan klarifikasi melalui pesan suara yang dibagikan kepada media. Ia menjelaskan bahwa alasan utama keputusannya untuk berpisah adalah karena masalah kesehatan yang dialaminya. Saira menyatakan bahwa ia telah mengalami masalah kesehatan selama beberapa bulan terakhir dan memutuskan untuk menjalani perawatan di Mumbai agar tidak mengganggu jadwal sibuk Rahman dan rutinitas keluarga mereka di Chennai.
"Saya telah mengalami masalah kesehatan selama beberapa bulan terakhir. Itu sebabnya saya ingin mengambil jeda dari AR," jelasnya. "Saya tidak ingin mengganggu jadwal sibuknya atau rutinitas keluarga kami."
Saira juga menekankan bahwa tidak ada pihak ketiga yang terlibat dalam keputusan mereka untuk berpisah dan meminta publik untuk tidak menyebarkan tuduhan tidak berdasar terhadap Rahman. "Saya mempercayainya dengan hidup saya. Itulah seberapa besar saya mencintainya," tambahnya.
Tanggapan Keluarga dan Langkah Hukum
Anak-anak pasangan ini juga meminta privasi dan pengertian dari publik selama masa sulit ini. Ameen menulis di Instagram Story-nya, "Kami dengan hormat meminta semua orang untuk menghormati privasi kami selama waktu ini. Terima kasih atas pengertian Anda."
Sementara itu, munculnya rumor yang mengaitkan perpisahan Rahman dan Saira dengan bassist Mohini Dey, yang juga mengumumkan perpisahannya pada hari yang sama, telah dibantah oleh pihak Rahman. Pengacara mereka menegaskan bahwa tidak ada hubungan antara dua peristiwa tersebut dan bahwa keputusan Rahman dan Saira dibuat secara independen.
Menanggapi penyebaran konten yang dianggap mencemarkan nama baiknya dan keluarganya, Rahman melalui tim hukumnya mengeluarkan peringatan hukum kepada para penyebar konten tersebut. Dalam surat tersebut, mereka memberikan waktu 24 jam bagi para pelaku untuk menghapus konten yang dianggap merugikan, dengan ancaman tindakan hukum jika tidak dipatuhi.
Kesimpulan
Perpisahan antara A.R. Rahman dan Saira Banu setelah 29 tahun menikah merupakan keputusan pribadi yang diambil setelah mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk kesehatan dan tekanan emosional. Keduanya telah meminta privasi dan pengertian dari publik selama masa transisi ini. Penting bagi kita semua untuk menghormati permintaan mereka dan menghindari penyebaran informasi yang tidak berdasar atau spekulatif.
Sebagai publik, kita diingatkan untuk menunjukkan empati dan menghormati privasi individu, terutama dalam situasi pribadi yang sensitif seperti ini.
